tamu agung itu, beberapa saat lagi kan pergi. bulan yang mulia itu, beberapa waktu lagi kan meninggalkan kita. bulan Ramadhan itu, beberapa hari lagi kan kita lewati. telahkah kita dapatkan tujuan kehadirannya? sudahkah kita tuai muara amalan kita di dalamnya? mungkinkah derajat ketakwaan kan melekat dalam diri kita? entahlah, tapi kita berharap dan harus berharap semoga demikian adanya. semoga Allah memilih kita…
pendahulu kita, ketika Ramadhan usai mereka bersedih sembari berharap. bersedih karena ditinggal bulan penuh kemuliaan dan penuh barakah berharap semoga amalnya sekian waktu diterima sekaligus berharap dipertemukan kembali dengan tamu agung nan mulia itu
kita? entahlah… semoga demikian pula. bukan bergembira apalagi dengan ria sembari batin teriak ‘merdeka’ seolah lepas dari kekangan. semoga pula bukan sebuah kemunafikan menjadi penyakit baru yang menghinggapi qalbu. semoga kita layak dan pantas untuk ‘berba’da dan berlebaran’. ba’da dan lebaran dengan kemenangan di Idhul Fitri sembari lisan berucap ALHAMDULILLAH kemudian takbir-an disusul ucapan TAQABBALALLAHU MINNA WA MINKUM untuk semua…. anda yang muslim dan melaksanakannya….. dariku yang miskin ilmu dan ingin terus belajar untuk kemudian berbuat dan berubah…….
